Sunday, December 22, 2013

Browse » home» » » » » » » Belajar Dasar Ilmu Harmoni bag 2

Belajar Dasar Ilmu Harmoni bag 2

Belajar Dasar Ilmu Harmoni (bag 2) - ini merupakan lanjutan dari Belajar Dasar Ilmu Harmoni (bag 1) untuk pembahasannya adalah sebagai berikut:

CHAPTER V
Inversi V7
Inversi diperbolehkan dalam akord V7 , ada 3 inversi dalam akord
V7 :
1. Terts menjadi bass: B-D-F-G


2. Kwint menjadi bass: D-F-G-B

3. Septime menjadi bass: F-G-B-D


-Penyelesaian dan resolusi masih sama dengan akord V7 biasa
Apabila akord V7 nya inversi akord I nya full
chord
Di sebagian kasus, resolusi tidak bisa dilakukan. Bila ini terjadi tetap kerjakan seperti biasa tapi tanpa resolusi.



CHAPTER VI

DERIVATIONS OF V7

Akord V9
Akord V9 adalah Akord
V7 dengan Penambahan nada ke 9 Dari Rootnya.
Untuk akord V9 terdapat 2 jenis balikan yaitu V9 (inv I) dan V9 (inv 2)



Untuk penulisan akord V9 masih sama dengan akord V7 hanya saja ada penambahan peraturan baru, yaitu :
a) Kwint hilang dan digantikan oleh super tonik
b) Super tonik (9) harus menjadi sopran
c) Antara sopran dan alto tidak boleh berjarak second
d) Antara sopran dan alto boleh lebih dari satu oktaf
Akord V13 atau V7 dengan sekta juga memiliki 2 akord balikan yaitu V13 (inv I) dan V13 (inv 2)



Untuk penulisan akord V13 memiliki peraturan sebagai berikut:
a) Kwint hilang digantikan oleh sekta
b) Sekta harus menjadi sopran
c) Antara sopran dan alto tidak boleh berjarak second
d) Antara sopran dan alto boleh lebih dari satu oktaf
e) Penyelesaian masalah pada akord V9 dan V13 menuju
ke I masih menggunakan resolusi kwint diminished dan kwart augmented


Namun untuk penyelesain akord V9 (inv 1) dan V13 (inv 1) harus menuju ke I


Berbeda dengan akord V9 (inv 2) dan V13 (inv 2) yang harus menuju ke I


CHAPTER VII
NON – CHORD TONES·
Non – chord tones adalah nada-nada yang bukan bagian dari akord tersebut.
Paralel Hanya Terjadi di Outer voice ( Bass – Sopran )
Non – chord tones terdiri dari :
1. Changing tones :
nada yang melangkah naik / turun dengan interval 2nd kemudian kembali ke nada akord dan biasanya ada di ketukan lemah.

2.  Passing tones : nada yang melangkah naik / turun dengan interval 2nd namun tidak kembali ke nada awal dan biasanya di ketukan lemah.


3. Suspension : nada dari akord pertama yang ditahan ketika akord berganti dan diresolusi di ketukan setelah akord kedua. Biasanya suspension ada di ketukan kuat.



4. Anticipation : nada dari akord kedua yang berada setelah akord pertama berbunyi dan biasanya terjadi di ketukan lemah.



5. Neighbouring tone : seperti suspension namun tanpa preparation. Biasanya tepat pada ketukan yang kuat bukan pada up beat.



6. Neighbouring tone left by skip : nada neighbouring tone yang bergerak melangkah 2nd lalu melompat.


7. Neighbouring tone approached by skip : nada
Neighbouring tone yang bergerak melompat lalu melangkah 2nd.



8. Excetionally : nada bebas atau tidak termasuk
dalam akord pertama maupun kedua.



demikianlah pembahasan mengenai Belajar Dasar Ilmu Harmoni (bag 2) semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment